Minggu, 15 Maret 2026 | Hubungi Kami

Pengadilan Agama Jakarta Timur Gelar Kegiatan Kultum Ramadhan 1447H (24/02/2026)

  • Senin, 02 Maret 2026
  • 26

24 Februari 2026 - Pengadilan Agama Jakarta Timur menyelenggarakan kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan di Aula Pengadilan Agama Jakarta Timur. Kegiatan ini diisi dengan pelaksanaan salat berjamaah dan kultum yang rutin dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh aparatur peradilan.

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, para Hakim, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Jakarta Timur.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Drs. Jajat Sudrajat, S.H., M.H (Hakim Pengadilan Agama Jakarta Timur) menyampaikan ceramah keagamaan dengan tema “Shaum & Keutamaan Sabar” Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan Ramadhan merupakan bulan pendidikan ruhani yang mengajarkan umat Islam makna shaum, yaitu menahan diri. Secara bahasa, shaum berarti menahan, sebagaimana dicontohkan oleh Maryam ‘Alaihassalam yang bernazar untuk menahan diri dari berbicara. Nilai utama dari shaum bukan semata menahan makan dan minum, melainkan pengendalian diri secara menyeluruh.

Dalam syariat Islam, puasa Ramadhan mengajarkan umat untuk menahan diri dari segala hal yang membatalkan maupun mengurangi pahala puasa, termasuk menjaga lisan, pandangan, dan hati. Di sinilah letak hubungan erat antara shaum dan sabar, karena kesabaran adalah kunci utama keberhasilan ibadah puasa.

Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa adalah perisai. Orang yang berpuasa tidak hanya dituntut menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan amarah, perkataan kotor, serta emosi negatif. Bahkan ketika dicaci atau diajak bertengkar, ia dianjurkan untuk berkata, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa.”

Melalui shaum, seorang Muslim dilatih menjadi pribadi yang sabar, tenang, dan bertakwa. Ramadhan pun menjadi madrasah keimanan yang membentuk akhlak mulia agar nilai kesabaran tidak berhenti di bulan suci, tetapi terus hidup dalam keseharian. Shaum melahirkan sabar, dan sabar mengantarkan pada takwa. Inilah inti ibadah Ramadhan yang patut kita jaga dan amalkan.