SOSIALISASI DAN RENCANA PENERAPAN PEDOMAN STANDARISASI SISTEM MANAJEMEN MUTU (SMM) PENGADILAN AGAMA JAKARTA TIMUR

Setelah meraih sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2016, kini Pengadilan Agama Jakarta Timur, berupaya untuk terus mempertahankan dan menjaga kualitas mutu dalam pelayanannya. Sesuai dengan dengan amanat dan kebijakan ditjen Badilag, yang akan mengimplementasikan Sistem Manajemem Mutu (SMM) dilingkungan Peradilan Agama, maka pada hari ini, Jum’at bertempat di aula, Pengadilan Agama Jakarta Timur menggelar rapat dan sosialisasi rencana penerapan pedoman standarisasi SMM. Rapat dan sosialisasi diikuti oleh seluruh hakim dan para pegawai dengan Ketua sebagai narasumber dengan didampingi Wakil Ketua, Sekretaris, dan Panitera Pengadilan Agama Jakarta Timur.

 Dalam sambutannya Ketua menyampaikan bahwa Sistem Manajemen Mutu ini sebagai pengganti dari ISO 9001:2008 yang ‘dihentikan’ karena ketiadaan anggaran dalam DIPA. Sekalipun demikian, pada dasarnya ISO tidaklah berbeda dengan SMM yang bermuara pada mutu pelayanan. Berbeda dengan ISO yang melahirkan sertifikat, maka dalam SMM memakai sistem akreditas. Jika sertifikasi ISO hanya beberapa Pengadilan Agama saja, maka pada SMM akan berlaku untuk seluruh Pengadilan Agama di Indonesia, dan Pengadilan Agama Jakarta Timur dan PA se DKI Jakarta diharapkan meraih akreditasi A dalam penerapan SMM tersebut.

              Beberapa manfaat dari Sistem Manajemen Mutu bagi Pengadilan Agama Jakarta Timur diantaranya menjamin pelayanan peradilan yang berkualitas, dan beberapa manfaat lainnya, yang pada akhirnya akan mewujudkan trust dari masyarakat publik.|red-Hisni

PILIH BAHASA

PIMPINAN

AGENDA PIMPINAN

June 2018
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

SIPP WEB

Online Support

WHISTLEBLOWING SYSTEM